Cara Ternak Kacer

4 Cara Ternak Kacer Biar Cepat Bertelur, Wajib Dicoba!

Diposting pada

BAHASHEWAN.ID – Ada beberapa cara ternak kacer biar cepat bertelur yang bisa kalian lakukan. Lakukan sesuai urutan langkah, langsung bisa panen anakan kacer.

Bagi yang membudidayakan  kucica kampung, tentu ingin cepat membuat burung ini bertelur.

Untuk itu kalian harus tahu cara ternak kacer biar cepat bertelur yang benar. Artinya kalian harus paham step by step agar kucica kampung bertelur dan menetas. 

Cara Ternak Kacer Cepat Bertelur

Ciri-ciri kacer jantan

Kalian bisa melakukan beberapa cara beternak kacer biar cepat bertelur. Setidaknya ada 4 tahapan yang harus kalian lakukan. 

Perlu Kandang Yang Layak

Cara ternak kacer agar cepat bertelur yaitu kalian perlu memperhatikan kandang kucica kampung. Ada beberapa pilihan kandang ternak kucica kampung. Yaitu model sangkar gantung dan kandang penangkaran.

Untuk sangkar gantung memiliki kelebihan yaitu hemat tempat dan juga fleksibel. Kandang  ternak kacer gantung bisa kalian pindahkan ke mana saja.

Model kandang ini bisa kalian pilih untuk para pemula yang ingin budidaya kucica kampung. 

Ukurannya bisa kalian pilih yaitu 50 x 50 x 50 cm. Sementara untuk kandang penangkaran biasanya dimiliki oleh peternak yang sudah profesional. 

Syarat utama untuk membuat kandang penangkaran adalah lahan yang cukup luas. Umumnya  kandang penangkaran  memiliki lebar antara 90 – 150 cm, tinggi 170 – 200 cm. 

Kemudian untuk panjangnya yaitu 100 – 200 cm. Baik sangkar gantung maupun penangkaran dengan kandang akan tetap memberikan hasil yang sama. 

Tahap Penjodohan

Sekarang masuk ke tahap penjodohan antara kucica kampung betina dan jantan. Ini merupakan cara ternak burung kacer agar cepat bertelur yang paling penting kalian pahami. 

Pertama sekali, kalian harus tahu bahwa kucica kampung betina dan jantan harus sudah siap masa kawin. Letakkan dua kandang berdekatan ataupun memakai sekat.

Cara ini untuk mengetahui perkembangan antara pendekatan jantan dan betina.

Lakukan selama 3 hari dan kalian lihat bagaimana responnya. Jantan dan betina yang berjodoh biasanya jantan akan mendekati kucica kampung betina.

Sementara kucica kampung betina akan merespon dengan menggunakan kicauan khas.

Selain itu, kucica kampung betina biasanya akan mengepakkan sayap kemudian turun ke bagian alas sangkar. Jantan juga akan melakukan kicauan yang gacor, ini merupakan ciri bahwa jantan sedang menggoda betina.

Pada tahap ini kalian sudah bisa menyatukan antara jantan dan betina. Proses perkawinan terjadi ketika keduanya sama-sama sudah dalam keadaan birahi. 

Ketika melihat gelagat jantan dan betina sudah kawin, maka bisa keluarkan kucica jantan pada pagi hari dan masukkan kembali pada sore hari. Lakukan beberapa kali sampai betina bertelur. 

Baca juga: 6 Manfaat Cacing Tanah Untuk Kacer Yang Wajib Diketahui

Pengeraman Telur

Masuk ke tahap pengeraman telur oleh betina akan terjadi selama 14 hari. Perlu pakan yang berkualitas seperti tulang sotong agar cangkang telur kuat dan nantinya anak kucica kampung tidak lahir cacat. 

Pada tahap pengeraman ini, cek sangkar burung agar tidak terganggu oleh hewan-hewan lain namun prosesnya harus kalian lakukan dengan tenang. Ini membantu agar betina tidak mengalami stress. 

Pada proses pengeraman, perawatan kacer bertelur dengan  membersihkan kandang betina. Caranya bisa kalian lakukan dengan hati-hati agar telur tidak mengalami goncangan.

Betina juga memerlukan makanan yang bergizi saat proses pengeraman.

Perawatan Anakan

Masuk ke tahap perawatan anak kucica kampung yang sudah menetas. Biasanya betina akan menyuapi anakan sampai masa 3 minggu. Pada tahap ini kalian sebagai pemilik harus menyediakan makanan berkualitas.

Seperti kroto, belalang, jangkrik hingga ulat. Makanan ini bisa kalian berikan bergantian pada pagi siang dan sore hari sebagai gizi untuk indukan betina dan anakan.

Biasanya anakan akan mulai mencari makanan sendiri setelah lewat usia 3 minggu. Namun, sebenarnya anakan kucica kampung baru bisa mencerna makanan pada usia 5 minggu. 

Saat anakan kucica kampung sudah bisa makan, maka masuk tahap pemisahan induk dan anakan. Ini supaya induk kucica kampung bisa bertelur kembali. Tahap pemisahan ini memiliki nama lain, yaitu menyapih. 

Indukan dan anakan yang tidak dipisah bisa berbahaya untuk anakannya. Karena bisa saja indukan mematuk anaknya sendiri. Kalian bisa memberi makan anakan yang dipisah dari induknya dengan kroto basah agar mudah dicerna.

Baca juga: Ciri-Ciri Kacer Jantan dan Perbedaannya dengan Kacer Betina

Nanti setelah dua minggu kalian bisa memberikan anakan berupa jangkrik. Namun, terlebih dahulu kalian lakukan pemisahan antara jangkrik dan kakinya agar tidak membahayakan mulut anakan kucica kampung. 

Itu tadi cara ternak kacer biar cepat bertelur dengan empat tahapan langkah yang tepat. Tentu saja kalian bisa mencoba cara ini di rumah, baik para pemula ataupun profesional di bidang budidaya kucica kampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *