Cara Memperbanyak Kutu Air

Cara Memperbanyak Kutu Air

Diposting pada

BAHASHEWAN.ID – Pada artikel sebelumnya sudah di bahas tentang panduan budidaya kutu air. Nah, kali ini kita akan bahas mengenai cara memperbanyak kutu air. Cara ini menggunakan daun pisang, daun ketapang, hingga EM4.

Seiring meningkatnya jumlah penggemar ikan hias, kebutuhan kutu air sebagai pakan ikan hias pun ikut meningkat. Tak heran, budidaya kutu air kini menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Tertarik mencoba?

Cara Memperbanyak Kutu Air

Anda bisa memulainya dengan memilih salah satu cara perbanyak kutu air paling mudah dan murah berikut ini.

1. Kultur Kutu Air dengan Air Beras

Air bekas cucian beras ternyata bisa menjadi media kultur kutu air yang cukup efektif lho! Agar hasilnya maksimal, Anda bisa tambahkan air bekas akuarium dan sayur kol busuk.

Caranya, campur semua bahan tersebut dalam kolam fiber atau bak beton yang akan dijadikan tempat kultur. Untuk air bekas akuarium dan sayur kolnya, masing-masing kurang lebih satu ember. Sedangkan air berasnya cukup satu botol saja. 

Diamkan campuran air tersebut dan pastikan terkena sinar matahari langsung. Setiap 2-3 hari sekali, masukkan air bekas cucian beras sebanyak satu gayung.

Jika sudah ada tanda-tanda kutu air yang tumbuh, biarkan selama 4-7 hari terlebih dahulu. Jangan langsung memanennya, karena nanti akan cepat mati.

2. Kultur Kutu Air dengan Daun Pisang

Siapkan kolam fiber terlebih dahulu, kemudian isi air dan biarkan selama 3 hari. Setelah itu, masukkan daun pisang beserta pelepahnya yang masih basah. Diamkan rendaman daun pisang tersebut selama 1 hari.

Untuk cara memperbanyak kutu air dengan daun pisang ini, Anda membutuhkan ragi aktif agar menghasilkan kutu air yang bagus.

Cara pembuatannya cukup mudah!

Siapkan ragi atau fermipan sebanyak 2 gram, lalu campur dengan gula setengah sendok teh. Campur menggunakan air hangat, lalu kocok-kocok sampai merata. 

Jika adonan ragi sudah siap, Anda bisa langsung memasukkannya ke dalam kolam setiap 3 hari sekali. Untuk hasil yang maksimal, gunakan aerator atau letakkan kolam di bawah cahaya matahari.

3. Memperbanyak Kutu Air dengan Em4

Cara memperbanyak kutu air dengan Em4 tidak berbeda jauh dengan beberapa tips sebelumnya.

Yang pertama, endapkan air ke dalam kolam hingga 3 hari, lalu tambahkan starter. Setelah itu, tuangkan satu tutup cairan Em4 ke dalam kolam. 

Sebenarnya, semakin banyak Em4 yang dituang akan semakin bagus hasilnya. Namun, jika berlebihan juga tidak terlalu baik. Jadi, tuang secukupnya, sehingga kutu air yang dihasilkan lebih berkualitas. 

4. Menggunakan Dedak

Cara memperbanyak kutu air selanjutnya yaitu menggunakan dedak atau yang biasanya digunakan sebagai pakan ternak ayam. Cara pengaplikasiannya cukup mudah.

Pertama, siapkan kolam endapan airnya terlebih dahulu. Anda bisa gunakan air bekas selokan atau air bekas akuarium ikan hias.

Baca juga: Makanan untuk kutu air

Setelah itu, diamkan selama 2 hari agar mengendap dan memunculkan bibit kutu air. Kemudian, masukkan satu tutup botol Em4 beserta fermentasi dedak yang telah dicampur air dan molase.

Jika sudah, diamkan kembali hingga 4 hari sampai kutu airnya muncul lebih banyak.

5. Perbanyak Kutu Air dengan Daun Ketapang

Cara membuat kutu air dengan daun ketapang sangatlah mudah, karena Anda tidak perlu membeli starter terlebih dahulu. Cukup rendam daun ketapang ke dalam kolam fiber atau bak beton, lalu biarkan hingga 7-11 hari.

Untuk hasil yang maksimal, gunakan air bekas akuarium ikan hias untuk merendam daun ketapang tersebut.

Masukkan juga kapas saringan bekas akuarium dan pupuk kandang, agar kutu air yang dihasilkan lebih banyak.

Jika sudah waktunya masa panen, Anda bisa langsung menyaringnya dengan jaring halus, lalu cuci bersih. Kutu air pun siap digunakan sebagai pakan ikan hias.

Selengkapnya bisa baca di artikel cara budidaya kutu air dengan daun ketapang

Demikian 5 cara memperbanyak kutu air yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Semua bahannya mudah didapat di sekitar rumah atau membelinya di toko kebutuhan peternakan terdekat.

Prosesnya pun cukup singkat, bisa dikerjakan mulai 3-10 hari saja. Bagaimana? Siap mencobanya sekarang juga?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *