Cara ternak ikan cupang

Cara Ternak Ikan Cupang Hias

Diposting pada

BAHASHEWAN.ID – Tren ternak ikan cupang di masa sekarang mulai kembali melejit dan banyak orang kembali memelihara ikan cupang ini.

Ikan cupang berpotensi menjadi ladang bisnis baru, tetapi bagaimana sih cara ternak ikan cupang hias sebenarnya?

Ada banyak varian ikan cupang dengan warna dan corak yang berbeda-beda di tiap individunya. Kemudahan dalam memperbanyak ikan seiring dengan permintaan pasar yang sedang tinggi-tingginya menjadi penyebab merebaknya ternak cupang.

Cara Ternak Ikan Cupang

Ini dia beberapa cara mudah beternak ikan cupang sendiri di rumah:

1. Pilih Indukan Berkualitas

Sebelum ternak ikan cupang, pahami dulu bahwa ikan cupang punya beberapa jenis berbeda berdasarkan dengan corak dan warna yang ada di tubuhnya.

Selain corak, juga terdapat beberapa ciri khusus pada cupang betina ataupun jantan yang sudah siap untuk dilakukan pemijahan.

Cupang jantan yang bagus memiliki sirip dengan warna terang dan ekor menjuntai panjang. Selain itu, bentuk badan cupang jantan sedikit lebih panjang dan bergerak lincah daripada betinanya.

Cupang betina jika diperhatikan dengan seksama akan terlihat berwarna lebih kusam, bergerak lebih lambat, serta bentuk badan yang membulat.

2. Persiapkan Kolam Pemijahan

Cara ternak ikan cupang menggunakan kolam sebenarnya bisa digantikan dengan wadah aquarium yang cukup lebar.

Aquarium atau kolam tersebut kemudian diisi menggunakan air yang didapatkan dari sumber langsung seperti air sumur ataupun air sungai bersih. Penggunaan air PDAM terkadang punya kualitas buruk di beberapa daerah.

Air dan wadah pemijahan harus didiamkan terlebih dahulu selama satu malam supaya punya suhu yang sama dengan ruangan.

Baca juga: Jenis dan ukuran botol untuk ikan cupang

Setelah itu tambahkan beberapa tanaman air seperti kiambang, selada air, ataupun salvinia. Tanaman tersebut akan menjadi sarang dari telur ikan cupang setelah pemijahan nantinya.

3. Segera Lakukan Pemijahan

Pemijahan ikan satu ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan ikan lain yang perlu melakukan reproduksi seksual terlebih dulu.

Ternak ikan cupang

Cupang berkelamin jantan akan membuat sarang telur berupa gelembung-gelembung udara pada sekitar tanaman air. Dari luar, akan tampak beberapa gumpalan seperti busa sabun cuci yang menggerombol.

Pertama, ikan cupang yang perlu diletakkan adalah pejantan kemudian didiamkan terlebih dulu selama satu hari.

Setelah ada gelembung, baru betina kemudian dimasukkan dan menunggu hingga pemijahan pada pagi atau sore hari. Pastikan ikan cupang diletakkan di tempat yang gelap dan tenang agar lebih nyaman.

4. Pisahkan Indukan

Pemijahan bisa terjadi hanya dalam kurun waktu satu hari setelah kedua cupang dimasukkan ke wadah yang sama tadi. Selama pemijahan, telur akan disimpan di luar tubuh betina, tepatnya pada gelembung-gelembung yang dibuat si jantan.

Setelah pemijahan selesai, biasanya betina cenderung memakan telur-telur yang ada di gelembung sehingga perlu segera dipisahkan. Ikan cupang berbeda dengan hewan lain karena yang menjaga telur-telurnya adalah ikan cupang jantan.

5. Besarkan Anakan dengan Cara yang Benar

Lama waktu pengeraman telur ikan cupang terjadi selama tiga hari hingga anakan mulai menetas. Di awal kehidupan anakan, pakan yang diberikan adalah kutu air tetapi dengan jumlah sangat sedikit.

Saat anakan berumur 2 minggu, induk ikan cupang jantan baru boleh dipisahkan dari wadah pemijahan. Di fase ini, cupang bisa mendapatkan pakan lebih banyak hingga 1,5 bulan setelahnya mulai bisa dipisahkan berdasarkan jenis kelamin.

Referensi artikel yang cocok:

Itulah dia beberapa cara ternak ikan cupang hias yang sebenarnya bisa dilakukan oleh siapapun di rumah. Aktivitas beternak ikan cupang dapat menjadi alternatif kegiatan menyenangkan dan berpotensi mendapatkan keuntungan besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *